Pada saatnya nanti, kita akan sampai di titik-titik kejenuhan, merasa lelah akan segalanya, merasa kecewa atas perlakuan buruk manusia, bersedih atas ketidakmampuan diri. Hidup yang seperti ini tak hidup lagi. kita ingin pulang, tapi tak tahu hendak ke mana. benar-benar merindukan rumah yang bersedia menerima diri kita apa adanya, ramah yang tanpa penghakiman di dalamnya. Ya Allah, Aku Pulang" …
Nanti, bila kau benar-benar sudah bahagia, ingat selalu aku. Seseorang yang pernah dengan rela melepas tanganmu hanya untuk membiarkanmu mengenggam tangan orang lain. Seseorang yang pernah berkata tidak apa-apa, padahal batinnya sangat terluka. Dan seseorang yang pernah begitu sanggup mematahkan hatinya sendiri agar kau tak bersedih. Aku mencintaimu seikhlas awan merncintai hujan, yang tak pern…