Buku menempuh perjalanan terjauh membahas tema-tema seputar pernikahan, lika-liku rumah tangga, dan resep hidup bahagia bersama Allah. Di dalamnya Insya Allah akan ada banyak tuntunan dan perceraian, entah bagi bagi mereka yang resah hidup bahagia bersama Allah. Di dalamna Insya Allah akan ada banyak tuntunan dan pencerahan, entah bagi mereka yang resah karena sedang dalam ikhtiar mencari jodoh…
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”rnrnBisa kita ambil poin bahwa Islam mendorong umatnya untuk senantiasa produktif, sebab produktif adalah tentang bermanfaat bagi diri sendiri dan sesama manusia. Namun, adakalanya kita menjumpai fase di mana hidup kita kurang produktif. Atau bahkan saat ini kita berada pada fase tersebut.rnrnMenjadi produktif sendiri tidak da…
Buku ini hadir sebagai pengingat buat wanita muslimah bahwa menutup aurat itu wajib. Buku ini memuat 12 bagian tubuh wanita yang termasuk aurat dan wajib ditutupi. 12 aurat yang di sajikan dengan bahasa lugas dan sederhana daalam buku ini dibedakan dalam dua katagori; aurat internal dan aurat eksternal.
Buku ini mengajakmu menemukan kebahagiaan yang ada pada diri sendiri. kau akan di ajak berdamai dengan masa lalu, meninggalkan kebiasaan buruk, berpikir positif, hingga berjuang untuk mendapatkan kebahagiaanmu sendiri.
Kita pasti sering mendengar ungkapan "rezeki sudah ada yang mengatur". Tapi, sudahkah kita memahami apa maksudnya? Jika rezeki sudah dijamin oleh-Nya , buat apa kita harus tetap bekerja mencari rezeki? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang dijawab oleh Ima,m Al-Muhasibi (781-857M) dalam buku ini.
Hidup adalah takdir Allah SWT. Sedangkan menjalani hidup seperti apa adalah pilihan setiap manusia. Dalam memilih jalan hidup yang dipilih, banyak masalah yang akan ditemui. Masalah-masalah yang datang silih berganti, bisa saja menyebabkan jalan seseorang berubah. Ada orang-orang yang dilahirkan dari keluarga yang bertakwa. Namun, karena masalah yang dihadapi, menjadikan jalannya berubah.Hal it…
Pada saatnya nanti, kita akan sampai di titik-titik kejenuhan, merasa lelah akan segalanya, merasa kecewa atas perlakuan buruk manusia, bersedih atas ketidakmampuan diri. Hidup yang seperti ini tak hidup lagi. kita ingin pulang, tapi tak tahu hendak ke mana. benar-benar merindukan rumah yang bersedia menerima diri kita apa adanya, ramah yang tanpa penghakiman di dalamnya. Ya Allah, Aku Pulang" …