Buku ini akan mengisahkan tentang perjalanan sang pemimpi untuk teguh pendiriannya dalam melangitkan doa dan merealisasikan mimpi-mimpinya, meski harus melalui hati yang porak-poranda. Bagaimana sang pemimpi bisa terus kokoh dalam keyakinannya akan pertolongan Allah AzzaWajalla, sebab wasilah anak-anak yatim yang membersamainya.
Setiap manusia pasti akan berhadapan dengan masalah dalam hidupnya. Tidak ada satu manusia di dunia ini bisa terbebas dari masalah. masalah yang harus dihadapi manusia yang satu dengan yang lainnya pun begitu beragam. Demikian pula dalam hal penyelesaian atau jalan keluarnya, beragam pula caranya. Yang jelas, apa pun masalahnya, berusahalah untuk selalu menasnamkan keyakinan dalam hati, bahwa t…
Dalam buku in,i teman-teman akan diajak melangkah untuk membangun harapan karena kan membuat kita hidup dan bertahan, untuk tetap berjalan di tengah ujian karena yakin tanpa hujan kita tidak akan menemukan pelangi, untuk bergerak karena dengan bergeraklah kesakitan-kesakitan akan meluruh pada setiap langkahnya, untuk mensyukuri pertemuan karena ia seumpama oase yang menjadi kelegaan, dengannya …
Allah SWT berjanji menghadiahkan surga bagi hamba-Nya yang mengerjakan amal shalih. namun, murka Allah SWT. juga nyata terhadap kezhaliman yang dilakukan manusia. Surga dan neraka bukan dipilihkan oleh Allah SWT., melainkan kita sendiri yang memilihnya.
Menjadi wanita adalah kodrat yang luar biasa. kamu dianugerahi kepekaan hati yang menuntun kelempbutan berpikir dan bertindak dengan kesabaran. Jika berhasil, kamu bisa menjadi perhiasan dunia yang lebih mulia daripada bidadari di surga. Peranmu begitu penting untuk merealisasikan generasi masa depan yang bermoral dan bermartabat. Kamu begitu hebat, mampu berbagi peran : sebagai seorang anak, i…
Buku Yaa Bunayya mengulas tentang nilai-nilai pendidikan kepada anak yang disadur dari Al-Qur'an surah Luqman ayat 13-19. Tema ini sebagai jawaban atas keresahan para orangtua dalam mendidik anak-anaknya dengan nilai-nilai agama.
Ekspresi-ekspresi cinta kepada Baginda Nabi Muhammmad itu ternyata beragam wujudnya. Para pecinta, mulai dari kalangan sahabat, ulama, aulia, dan sebagainya, meluapkan rasa cinta itu dengan berbagai hal, mulai dari pujian-pujian, syair-syair indah, hingga tindakan-tindakan heroik yang terkesan 'tak masuk akal'.
Ketika kita terbawa dalam arus kehidupan dunia, kita bahkan tidak tahu lagi melakukan apa, atau bahkan merasakan apa. Kita jalani hidup seperti robot yang tak punya jiwa, melangkah setiap hari tanpa pemikiran dan perasaan. Kita tak lagi mengerti ke mana kita akan langkahkan kaki. Kita tak tahu kita ini siapa, atau bahkan apa. Tiba-tiba kita berada pada kubangan gelap yang semakin kita serap, se…